Kamis, 23 Januari 2020 |
Peristiwa

Warga Tanjabtim Dihebohkan Dengan Penemuan Remaja Gantung Diri

Rabu, 11 Desember 2019 18:31:08 wib
JAMBIDAILY TANJABTIM - Warga Desa Teluk Majelis, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), dihebohkan dengan penemuan sesosok remaja yang tergantung dengan tali didepan teras rumah korban, sekitar pukul 05.00 WIB Rabu (11/12) pagi.

Korban berinisial RRH (17) yang merupakan pelajar tersebut, pertama kali ditemukan Japandi (31), warga RT 12 Dusun 3 Desa Teluk Majelis, saat ingin pergi bekerja.

Kapolsek Kuala Jambi, IPDA Mulyono menceritakan kronologisnya, bahwa pada Rabu pagi sekira pukul 05.00 WIB, warga Desa Teluk majelis bernama Japandi yang ingin pergi kerja ke PT. WKS distrik 7, melihat dari kejauhan ada orang yang tergantung didepan rumah korban. Melihat hal itu, kemudian saksi langsung berteriak.

"Mendengar teriakan saksi, paman korban langsung keluar rumah dan bertanya kepada Japandi. Kemudian Japandi memberitahu paman korban, bahwasannya ada orang yang tergantung didepan rumah korban," ceritanya.

Selanjutnya, paman korban langsung menuju rumah tersebut bersama istrinya. Setelah sampai, mereka langsung menurunkan korban dari gantungan tali tersebut. "Saat ditemukan paman korban langsung menurunkan korban dibantu istrinya," katanya.

Hasil Visum yang dilakukan, kondisi kepala korban tidak ditemukan memar, leher sebelah kiri terdapat bekas jeratan tali tambang, lidah tidak tergigit, tubuh korban tidak ditemukan tanda lebam seperti tanda-tanda kekerasan, penis korban mengeluarkan cairan sperma, terdapat bercak darah yang keluar dari anus korban yang mengalir sampai ke kaki sebelah kanan.

Terpisah, Kepala Desa Teluk Majelis, Sukardi ketika dikonfirmasi membenarkan, bahwa ada warganya yang meninggal dunia akibat gantung diri. Korban saat ini dalam persiapan untuk dimakamkan pada pukul 12.45 WIB. "Semoga Almarhum ditempatkan disisi Allah SWT, dan menjadi penghuni Surga, Aamiin," ucapnya.

Sementara, pihak keluarga korban seakan masih tidak mempercayai kejadian yang dialami korban. Mengingat korban tidak menunjukan tanda-tanda yang aneh meski dalam beberapa hari terakhir korban kerap murung dan susah tidur. "Kalau wasiat atau pesan tidak ada yang ditinggalkan korban. Hanya saja, beberapa hari terakhir memang Almarhum sering murung dan susah tidur malam," ujar Bujang, salah satu paman korban.

Lebih lanjut dikatakan pula, pada Selasa malam Rabu korban pulang ke rumah sekitar pukul 11.25 WIB, dan seperti biasa tidak ada perilaku yang aneh. Dan orang tuanya sempat menawarkan makan. "Memang malam tadi dio sempat cerito ke bapak mamaknyo, kalau pelajaran di SMA terlalu berat dan Almarhum merasa tidak kuat," bebernya.

Almarhum sendiri, terbilang siswa baru di bangku kelas 11. Sebelumnya, korban sempat belajar di pesantren dan sekolah di Madrasah Alyah di dekat rumahnya.

Saat ini pihak keluarga sudah merasa ikhlas akan kejadian tersebut. Meski keluarga sangat menyayangkan melihat korban sendiri yang merupakan anak yang baik dan terbilang tampan.

Penulis: Hendri Rosta/Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top