Selasa, 17 September 2019 |
Politik

Terima Komisi VI DPR-RI, Zola Ajukan Tiga Prioritas

Selasa, 02 Agustus 2016 06:56:25 wib
Gubernur Jambi H Zumi Zola Terima Kunjungan Kunker Komisi VI DPR-RI

JAMBIDAILY POLITIK-Menerima kunjungan kerja Komisi VI DPR-RI, Gubernur Jambi H.Zumi Zola Zulkifli, S.TP,MA mengajukan tiga permintaan untuk diperjuangkan bersama.

"Saya fokuskan permintaan pembangunan Bandara, Pelabuhan dan juga masalah Listrik,"ungkap Gubernur, usai menerima kunjungan Komisi VI DPR-RI yang hadir untuk menampung aspirasi dan kebutuhan masyarakat di daerah, Senin 01 Agustus 2016 di ruang pola kantor Gubernur.

Dijelaskannya, ketika Jambi diminta untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi secara nasional, justru masalah listrik dulu bagaimana bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga, listrik sekarang saja masih defisit, kepercayaan masyarakat kepada PLN di Jambi masih sangat rendah.

"Seperti pada bulan puasa dijanjikan  tidak mati lampu tetapi mati lampu juga.  Saya bilang listrik  di Jambi ini sangat dibutuhkan.  Untuk itu tolong dikejar  baru kita bicara masalah pertumbuhan ekonomi,”tegas Gubernur.

Sedangkan untuk Bandara, Gubernur memaparkan tiga bandara yang harus mendapatkan perhatian, yaitu Bandara Sultan Thaha di Kota Jambi, bandara di Bungo dan bandara di Kerinci.

“Masalah bandara untuk Sultan Thaha di bawah Angkasa Pura bisa menjadi bandara internasional, acuannya adalah Singapura dan Malaysia, karena banyak sekali masyarakat Jambi yang menjadikan Singapura dan Malaysia sebagai tempat edukasi , berobat atau memang ada keluarga yang tinggal disana, saya pikir dari segi penumpang sudah terpenuhi.

Sementara untuk Bandara Muara Bungo saat ini adalah masalah fasilitas, itu yang kita dorong pengembangan mesti ditambah dan untuk bandara di Kerinci Depati Parbo, sudah saya sampaikan kepada Bupati Kerinci untuk ada pembebasan lahan 5 sampai 10 ha dan Bapak Presiden sendiri akan menugaskan untuk membangun, karena Kerinci sudah menjadi ikon pariwisata Provinsi Jambi”ungkapnya.

Untuk permintaan prioritas lainnya, Gubernur juga menyampaikan tentang pentingnya pelabuhan bagi Provinsi Jambi, karena hingga 60 persen arus barang keluar masuk Provinsi Jambi dilakukan melalui pelabuhan di Palembang dan Sumatera Barat.

Untuk mencapai ke Pelabuhan Talang Duku sendiri  membutuhkan waktu 20 jam, tidak efektif dari segi waktu dan biaya.  Saat ini 50 s.d 60 persen arus barang ke Jambi melalui Sumatera Barat, Palembang dan Riau, itu berarti komoditi kita hanya ditampung 20 persen, karet kita, kayu manis, tidak sepenuhnya bisa ditampung di pelabuhan Talang Duku, kita butuh pelabuhan untuk mendukung ini yaitu pelabuhan Muara Sabak.  

"Kalau pelabuhan ini berjalan akan berimbas kepada ekonomi masyarakat kita.  Untuk pembanngnan Ujung Jabung membutuhkan investor, karena tidak mungkin menggunakan APBD, kita harus bersaing aktif, bukan menjadi penonton dan semoga ini bisa diperjuangkan,”harap Gubernur.

Rombongan Komisi VI DPR RI hadir sekitar pukul 10.30 wib (01/08) dipimpin oleh ketua rombongan Farid Al Fauzi dari Fraksi Partai Hanura dan disambut langsung oleh Gubernur Jambi Zumi Zola.

Pada kesempatan ini hadir Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H.Ridham Priskap,SH,MH,MM dan sejumlah perwakilan dari kepala daerah Kabupaten/kota se Provinsi Jambi termasuk pihak dari kementrian BUMN.(*)


Penulis   : Maria
Foto       : Roni/Ardi
Editor     : Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top