Rabu, 19 Februari 2020 |
Kesehatan & Olahraga

Suplemen Minyak Ikan Bisa Memperbesar Ukuran Testis, Benarkah?

Senin, 20 Januari 2020 15:39:00 wib
Minyak ikan bikin ukuran testis lebih besar? (Foto: shutterstock)

JAMBIDAILY INTIM, Kesehatan - Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pria yang mengonsumsi suplemen minyak ikan ada kemungkinan memiliki testis lebih besar dan sperma melimpah. Ini terkait dengan kadar testosteron yang meningkat, tapi tidak membuktikan minyak ikan meningkatkan kesuburan.

Penelitian ini dilakukan oleh peneliti dari University of Southern Denmark pada 1.679 pemuda Denmark yang menjalani tes kebugaran militer berusia di atas 18 tahun. Mereka menemukan pria yang mengonsumsi suplemen omega-3 memiliki testis 1,5 ml lebih besar dan ejakulasi sperma 0,64 ml lebih banyak.

"Suplemen minyak ikan dikaitkan dengan volume semen yang lebih tinggi, sperma lebih banyak, dan testis yang lebih besar," tulis peneliti dalam laporan, dikutip dari Dailymail, Senin (20/1/2020).

Dalam penelitian ini mereka membandingkan dua kelompok yang rutin mengonsumsi suplemen minyak ikan dan kelompok yang konsumsi suplemen lain. Hasilnya, pria dalam kelompok minyak ikan lebih kecil kemungkinannya memiliki maslah kesuburan. Ini dilihat dari jumlah sperma yang dihasilkan tidak rendah dari standard WHO yakni 39 juta sperma per ml air mani.

Meski penelitian ini dianggap benar, penelitian ini tidak mengungkapkan berapa ukuran tepatnya volume testis yang membesar dan berapa banyak suplemen yang dikonsumsi tiap pria. Selain itu, penelitian ini juga belum mengungkapkan pengaruh diet yang kerap dilakukan para pria.

Profesor Sheena Lewis, pakar kedokteran reproduksi di Queen's University, Belfast, mengatakan penelitian ini hanya berfokus pada pria muda yang sehat. Sebagian besar dengan jumlah sperma sudah dalam kisaran subur.

"Tidak ada bukti dari penelitian ini bahwa pria infertil (mandul) dengan jumlah sperma rendah mendapat manfaat dari minyak ikan," jelasnya.

Dr Frankie Phillips, dari British Dietetic Association, juga mengatakan informasi yang hilang tentang diet pria memang membuat hasil penelitian kurang meyakinkan.

"Selain diet dianggap bisa berfokus pada wanita yang ingin hamil untuk menyuburkan reproduksi, diet juga dapat menjadi faktor dalam kesehatan reproduksi pria," pungkasnya.


(up/up)/detik.com

KOMENTAR DISQUS :

Top