Selasa, 17 September 2019 |
Kesehatan & Olahraga

Rutin Dapat Sinar Matahari Pagi, Bisa Sembuhkan Depresi & Gangguan Mental

Sabtu, 28 Oktober 2017 05:17:17 wib
Pengaruh sinar matahari/copyright Pixabay.com

JAMBIDAILY KESEHATAN - Kebanyakan orang mungkin belum banyak yang menyadari pentingnya terkena sinar matahari. Meski tampaknya sepele, tapi ternyata paparan sinar matahari mampu memberi pengaruh besar terhadap kesehatan orang melawan depresi dan skizophrenia lho.

Penelitian yang diterbitkan dalam konferensi tahunan The International Early Psychosis Association menemukan bahwa rendahnya kadar vitamin D dalam tubuh bisa meningkatkan gejala pada pasien depresi. Peneliti juga melihat apakah rendahnya kadar vitamin D berhubungan dengan timbulnya gejala yang bisa menurunkan fungsi kognitif seseorang.

Dalam jurnal Issues in Mental Health Nursing juga dikatakan bahwa kurang mendapat sinar matahari bukan hanya bisa meningkatkan timbulnya depresi, tapi juga meningkatkan kemungkinan gangguan mental dan kepribadian. Kurang vitamin D juga bisa menyebabkan cepat pikun dan mengalami migrain.

Dan benar saja, tingkat stres atau tekanan dalam dari seseorang yang tinggal di dalam ruangan sepanjang hari dalam jangka waktu lama bisa membuatnya depresi. Itulah mengapa, banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan mental akan lebih sering melakukan terapi jalan-jalan di luar ruangan, bukan hanya untuk mendapat udara segar, tapi yang lebih utama adalah mendapat sinar matahari pagi yang kaya vitamin D.

Menurut National Institutes of Health, vitamin D sendiri punya banyak manfaat, salah satunya membantu penyerapan kalsium dalam tubuh, meningkatkan kepadatan tulang tubuh dan fungsi imun, bahkan menjaga kesehatan kulit.

Jadi, jika kamu tak ingin gampang stres, depresi dan jadi gila, seringlah jalan-jalan pagi atau sekedar membuka jendela rumah dan menikmati sinar matahari pagi ya ladies.

 


(vem/feb)/vemale.com

KOMENTAR DISQUS :

Top