Selasa, 17 September 2019 |
Nasional

Rekaman Menegangkan Kecelakaan Truk yang Tewaskan 17 Pelajar

Jumat, 29 Mei 2015 09:35:23 wib
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas (VIVAnews/Fernando Randy)

JAMBIDAILY NASIONAL-Detik-detik menegangkan kecelakaan maut yang menewaskan 17 pelajar di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara terekam dalam video amatir.

Dalam video berdurasi sekitar 4 menit itu, terlihat bagaimana truk melaju dan salah satu ban terlepas sehingga truk kehilangan kendali kemudian terjun bebas ke dalam aliran sungai berlumpur tebal di tepi ruas Jalan Kecamatan Manduamas, Tapteng.

Pengemudi truk, terlihat berusaha mengendalikan kemudi agar truk tetap melaju di jalan beraspal. Jerit histeris korban dan warga membuat suasana semakin tegang. Warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan dan berusaha menyelamatkan korban yang terjebak di dalam bak truk yang tenggelam dalam lumpur pekat.

Dari rekaman itu terlihat, beberapa korban yang akhirnya meninggal dunia berusaha diselamatkan warga dengan cara memompa dada korban dengan tangan dan alat seadanya. Meski, banyak korban yang berhasil dievakuasi warga keluar dari lumpur. Namun, akhirnya mereka menghembuskan nafas terakhir di lokasi kecelakaan.

Tubuh para korban yang meninggal dan terluka terlihat terbaring berjejer tak jauh dari bangkai truk yang terbalik di dasar aliran sungai. Sebagian korban tak bisa dievakuasi karena terjepit di bak truk yang terbalik. Hingga akhirnya warga menerjunkan alat berat untuk menarik badan truk.

Video itu ini menjadi saksi kecelakaan maut yang menewaskan 17 pelajar. Video itu kini sudah diserahkan kepada polisi untuk dijadikan barang bukti.

Sementara, terkait kecelakaan maut ini, penyidik Polres Tapanuli Tengah telah mengamankan pengemudi truk benama Rahmadani. Penyidik juga telah menetapkan pengemudi sebagai tersangka. Dalam hasil penyelidikan sementara, polisi menduga ada unsur kelalaian pengemudi sehingga menyebabkan truk pecah ban dan terbalik.

Perusahaan kelapa sawit pemilik truk maut yang mengalami kecelakaan dan menewaskan 17 pelajar juga telah berjanji bertanggungjawab dan akan penuhi keinginan keluarga para korban.

"Kita sepenuhnya bertanggung jawab terhadap seluruh korban, yang penting kita usahakan dulu tahap pertama sampai pemakaman, sesuai permintaan keluarga akan kita antar," kata  manager PT Sinar Agung Sawit Raya, Boktare Tua Sihotang, Jumat 29 Mei 2015.

Boktare menuturkan, para korban tak semuanya akan dimakamkan di Tapanuli Tengah. Ada beberapa korban yang akan dimakamkan keluarga di Pulau Nias dan kota-kota lainnya di Sumatera Utara.

"Ada yang ke Pulau Nias, Tapsel dan Humbang Hasundutan. Seluruhnya kita antar."(Viva.co.id)

KOMENTAR DISQUS :

Top