Kamis, 09 April 2020 |
Wisata & Budaya

Pergelaran Teater AiR 'Plagiat' Diburu Penonton, Tiket Telah Habis sejak Februari 2020

Jumat, 06 Maret 2020 18:24:06 wib
Foto: Dok Teater AiR

JAMBIDAILY SENI, Budaya - Pergelaran Teater Art in Revolt (AiR) Jambi, berjudul 'Plagiat' karya/sutradara EM Yogiswara di gedung teater arena Taman Budaya Jambi (TBJ) diburu para penonton atau apresiator setianya, 3 kali dari 5 kali pergelaran (tanggal 4-7 Maret 2020) yang direncanakan telah menyedot 2000 pasang mata.

Plagiat merupakan produksi ke-43 Teater AiR dan masih akan dipergelaran pada Sabtu (7/03/2020) Pukul: 15.30 dan 19.30 wib, namun tiket tidak lagi tersisa "Hari K-3 penonton mencapai 2000 penonton, 2 kali pementasan lagi besok sore dan malam, tiket sudah habis tinggal tiket OTS (On The Spot) tersisa 30 lembar," Ujar Pemimpin produksi (Pempro), Ruli Anggraini (Jum'at, 06/03/2020).

Ditemui jambidaily.com usai pergelaran Ke-3 Plagiat, Perempuan yang akrab disapa Ulli tersebut menerangkan tiket 'Plagiat' telah ludes terjual sejak 19 Februari 2020 "Tiket kalau Kamis sampai Sabtu sore itu telah habis dari tanggal 19 Februari. Kalau yang malam Minggu sengaja dibatasin karena kami ada undangan," Ungkap Ulli dengan senyumnya yang khas.

"Untuk total ada sekitar 3000 ribu-an penonton diluar apresiator khusus undangan," Pungkas Ulli.

Sementara itu Titas Suwanda, Ketua Yayasan Teater AiR Jambi menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh penonton terhadap pergelaran Plagiat dengan harapan kedepan akan terus meningkatkan gairah apresiasi termasuk pelaku.

"Saya tentunya menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi penonton, kami berharap kedepannya akan terus meningkat gairah penonton di Jambi. Termasuk pelaku seni, khususnya Teater sehingga dapat menghadirkan karya bermutu, juga lahirnya generasi muda kreatif di dunia seni," Tutur Titas.

Sebelumnya EM Yogiswara mencoba memaknai dengan sesungguhnya kata plagiat atas pengalaman individual. Kalaupun ada kesamaan dengan manusia lain, barangkali itu hanya kebetulan.

"Betapa tidak, setiap hari bercermin pada apa yang dilakukan manusia baik pada di masa lalu, masa kini, dan masa mendatang sejak masih bayi, hingga saat ini, sejak belum bisa berjalan hingga mampu berlari, sejak belum bisa berbicara sampai doyan mengkritisi, semua gerak, tingkah laku, tindak tanduk, perbuatan, semua adalah peniruan, penjiplakan atas rekaman peristiwa sehari-hari yang sudah dilakukan orang lain, dan manusia menelannya baik-baik --baik yang diterima secara negatif maupun positif, tanpa bisa memisahkannya," Terang EM Yogiswara.

Pendukung pertunjukan teater Plagiat ini, Ketua: Titas Suwanda. Pempro: Ruli Anggraini. Manager Panggung: Oky Akbar. Musik: Windy Kaunag, Neno Dwi Ramadahni, Putri Sahar, Arianza Rafindo.Artisitik: N Eko Saputra, M Deby Satria, Ridwan Wahid, Baldy Arezky. Lighthing: M Agung Aprinato, Fery TBJ. Konsumsi: Desy Rahmania, Siti Shaira,Publikasi: M Aldianto, Dimas Sanjaya. Tiketing, Selly Ismaida, Chiarul Fajri, Okta Sri Yunita, Yuli Indah Permana, Faizin, M Fajar Kusuma, Aji Satria Piningit. Pemain: R Ananda Winardo, Gesang Tri Wahyudi, Ririn Dwi Anggraini, Oke Selviana Prawolo, Wahyu Christoper, Nanda Bambang Mursalin, Rani Iswari, Ayu Dian Lestari, Chairul Nikmah, Wahyu Fitria Lestari, Yoga Maulana Pangestu, Ahmad Bayu Swarnadwipa, Baldy Arezky.

 

 

(Hendry Noesae)

 

 


Berita Terkait:
Teater AiR Sajikan 'Plagiat' di Taman Budaya Jambi

KOMENTAR DISQUS :

Top