Selasa, 10 Desember 2019 |
Wisata & Budaya

Medi Saputra, Sutradara Terbaik Festival Teater Remaja (FTR) Dua Tahun Beruntun

Senin, 28 Oktober 2019 16:00:21 wib
Medi Saputra/Foto: ist

JAMBIDAILY SENI, Budaya - Kata tangguh patut kita sematkan untuk lelaki muda berbakat asal Jambi, dua kali beruntun meraih gelar sutradara terbaik dalam ajang Festival Teater Remaja (FTR) tahun 2018 dan 2019 yang digelar Taman Budaya Jambi (TBJ) UPTD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi.

Bernama Medi Saputra, Lahir di Jambi, Mei 1994. Sudah mulai berkesenian sejak kecil dengan mengikuti berbagai perlombaan seperti baca puisi, menyanyi dan menari. Sewaktu SMP bergabung dengan sanggar tari Taratak Indonesia. Lalu lanjut dibangku SMA berkenalan dengan Sanggar Seni Kerlip. Karena aktifnya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di bidang seni. 

"Tahun 2011, memutuskan untuk kuliah di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Fakultas Seni Pertunjukan, Jurusan Teater. Disanalah semakin banyak ilmu yang didapatkan, dididik, dilatih, digembleng untuk menjadi seniman," Ungkap Medi Saputra, kepada jambidaily.com (Senin, 28/10/2019).

Medi, menuturkan setelah menyelesaikan pendidikan S1 di Jogja, pada tahun 2016 memutuskan untuk kembali ke tanah kelahiran. Di Jambi kemudian memberanikan diri untuk membentuk sebuah kelompok kegiatan seni baru yang bernama Sanggar Seni Rasi. Bersama Sanggar Seni Rasi kemudian berproses untuk menghasilkan berbagai karya. Diantaranya:

1. Pementasan Teater Musikal “My Stupid Boss” karya Upi Avianto
2. Pementasan Teater Musikal “Keris Siginjaei” karya Medi Saputra
3. Tari Zapin Gentala Arasy
4. Tari Kipas Merayau
5. Pementasan Teater “TRIK” karya Putu Wijaya
6. Pementasan Teater “Masih Ada Gerhana” karya Cahyaningrum Dewajati

"Semakin banyak generasi muda yang mampu menginspirasi melalui teater. Mempelajari lebih dalam dan saling berbagi ilmu satu sama lain. Berani tampil dan bersaing secara sehat. Karena teater tidak akan pernah lepas dari kolektivitas dan kebersamaan," Harapnya.

Mengikuti ajang Festival Teater Remaja yang diselenggarakan oleh Taman Budaya Jambi, meraih penghargaan sebagai Sutradara Terbaik tahun 2018 dan 2019 bersama Sanggar Seni Rasi. 

Medi Saat ini melanjutkan kegiatannya sebagai guru seni MAN 1 Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Besar harapan dapat terus memajukan dan mengembangkan kesenian Jambi. Khususnya melalui teater dan juga bentuk seni pertunjukan lainnya.

"Saya ingin terus berkarya bersama Sanggar Seni Rasi dengan segala keterbatasan. Karena setelah bertahun berproses kesenian, baru sekarang menemukan yang sesuai pilihan diri untuk berbagi dan bersilaturahmi melalu karya seni. Tentunya sangat ingin menjadi penerus perjuangan tokoh-tokoh teater di Jambi," Pungkasnya.

 

(Hendry Noesae)

 

 

Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top