Senin, 30 Maret 2020 |
Hukum

Kasus Dugaan Jual Beli Lahan HP Eks HTI PT Gamasia Terus Bergulir, Ini Kata BPN Tebo

Jumat, 18 Maret 2016 09:09:03 wib
Kasi HTPT BPN Tebo, Idian Huspida

JAMBIDAILY HUKUM- Dugaan jual beli lahan Hutan Produksi (HP) eks Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Gamasia di desa Aburan Batang Tebo kecamatan Tebo Tengah kabupaten tebo seluas ± 20 Hektar oleh warga Tebo berinisial (F) yang di jual kepada (SY) selaku pembeli warga Kuamang Kuning unit 1 dusun Purwosari Kabupaten Bungo, terus bergulir.

Baca Juga : Dugaan Kasus Jual Beli Hutan Produksi, Ini Kata Dishut Tebo

Setelah menetapkan F sebagai tersangka dengan aduan kasus penipuan oleh SY, Polsek Pelepat Ilir Polres Tebo, melakukan pengembangan, meminta keterangan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tebo,  terkait sporadik yang dikeluarkan oleh Kades Aburan Batang Tebo atas lahan yang dibeli SY.

"Polsek Pelepat Ilir minta pendapat dan keterangan seputaran Sporadik,"papar Kepala BPN Tebo melalui Kasi Hak Tanah dan Penataan Tanah (HTPT), Idian Huspida, saat dikonfirmasi jambidaily.com, Kamis 17 Maret 2016, di Kantornya.

Lanjut Idian Sporadik tersebut merupakan bentuk peryataan sepihak dari seseorang.  Namun bukan berarti bukti kepemilikan tanah.  Sporadik merupakan salah satu syarat untuk permohonan pengajuan pembuatan sertifikat.

"Artinya, Kades (Tarmizi-red), hanya mengetahui asal usul tanah yang dinyatakan dalam bentuk surat sporadik "jelasnya.

BPN Tebo juga menghimbau kepada masyarakat Tebo untuk teliti dan berhati-hati dalam membeli lahan baik menyangkut administrasi surat menyurat maupun lokasi lahan yang akan dibeli agar tidak terjadi hal-hal yang dapat terjerat hukum. (jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top