Rabu, 13 November 2019 |
Politik - Advetorial

H A Khafid Moein Lantik 17 Kades di Dua Kecamatan

Senin, 30 Mei 2016 21:47:19 wib
Wabup Merangin H A Khafid Moein melantik 17 Kades

JAMBIDAILY ADVETORIAL-Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein, Senin 30 Mei 2016, melantik 17 orang Kades, di dua tempat yang berbeda.

Pertama Wabup didampingi Sekda H Sibawaihi sekitar pukul 08.45 Wib, melantik 10 orang Kades di halaman Kantor Camat Renah Pembarap.

Acara pelantikan di kecamatan yang dipimpin Sulaiman By tersebut, berlangsung meriah dihadiri ratusan masyarakat dan keluarga Kades yang dilantik. Menariknya acara pelantikan itu, diawali dengan parade Kades dari Kantor Camat menuju tenda acara.

Masih didampingi Sekda H Sibawaihi sekitar pukul 10.35 Wib Wabup dan rombongan meluncur ke Kecamatan Sungai Manau. Di halaman Kantor Kecamatan Sungai Manau, Wabup melantik sebanyak tujuh orang Kades.

Di kantor camat yang dipimpin Azhar tersebut, acara pelantikan juga berlangsung meriah dihadiri ratusan warga dan keluarga para Kades yang dilantik. Seperti biasanya selain dilantik sebagai Kades, sebanyak 17 kepala desa terpilih itu juga dilantik sebagai pemangku adat di desanya masing-masing.

Semua Kades yang dilantik juga mendapatkan gelar, yang nama gelarnya disesuaikan dengan budaya dan adat desa setempat. Jadi selain bertanggungjawab sebagai kepala desa, Kades juga menjadi pemangku adat dan harus patuhi adat.

Dari setiap acara pelantikan di dua tempat itu, Wabup menekankan agar para Kades yang dilantik, untuk meng-copy dua lembar naskah fakta integritas dan naskah janji Karang Setio.

‘’Satu lembar fakta integritas itu ditempel di rumah dan satu lagi ditempel di kantor. Begitu juga dengan janji karang setio, ditempel di rumah dan di kantor,’’ujar Wabup disambut tepuk tangan warga yang hadir.

Tujuannya lanjut Wabup, supaya para Kades menjadi ingat dengan 14 poin fakta integritas dan janji karang setio tersebut. Sumpah dan janji tegas Wabup, harus ditepati dan jangan sampai tinggal janji-janji saja.

Tugas Kades saat ini jelas Wabup, semakin berat. Begitu juga dengan tanggungjawabnya. Namun semua itu berimbang dengan besarnya anggaran pembangunan untuk masing-masing desa.

‘’Besarnya anggaran desa sekarang ini, artinya pembangunan di pedesaan sudah dilimpahkan sepenuhnya ke desa. Namun tidak semua dana itu untuk pembangunan, 30 persen untuk dana operasional,’’terang Wabup.(jambidaily.com/HMS/TEG)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top