Selasa, 18 Februari 2020 |
Kesehatan & Olahraga

Air Payau dan Terasa Asin, Proyek Sumur Bor Kampung Laut Dikeluhkan Warga

Sabtu, 04 Januari 2020 19:36:03 wib
JAMBIDAILY TANJABTIM - Pembangunan sumur bor dalam yang berada di RT 16 RW 03 Kelurahan Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, dikeluhkan warga. Pasalnya, sumur bor yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), diduga dikerjakan asal jadi.

Dari keterangan warga, bahwa air sumur yang dikerjakan rekanan tersebut, tidak baik. Selain rasanya payau, warna dari air juga tidak jernih atau berwarna kuning, sehingga warga enggan untuk menggunakan air sumur bor tersebut. "Ya bang, kadang selain payau, airnya terasa asin. Bahkan kalau pagi, kadang air tanah yang keluar," kata H. Ahim, salah seorang warga yang rumahnya berada tepat di depan sumur bor tersebut.

Dari pada menggunakan air sumur bor ini, kata H. Ahim, warga lebih memilih menggunakan sumur bor kecil. Sebab, dari segi kualitas air, jauh lebih baik dari pada sumur bor besar yang dikerjakan oleh CV. Libiro tersebut. "Enak lah kami pakai sumur bor yang kecil, airnya lebih bersih tidak berwarna dari pada sumur bor besar ini," ungkap H. Ahim yang ditimpali warga lainnya Ibu Sendah.

Pembangunan sumur bor yang menghabiskan dana Rp 105.000.000 tersebut, juga diakui warga bahwa selama pengerjaan tidak ada papan merek yang dipasang oleh pihak kontraktor. "Sampai sekarang pun kami tidak tahu pembangunan sumur bor ini dari mana, karena tidak ada keterangan ataupun informasinya," cetusnya.

Sementara informasi yang didapat, rekanan yang mengerjakan proyek tersebut dikerjakan oleh CV Libiro. Namun, saat jambidaily.com mencoba beberapa kali untuk meminta tanggapan terkait keluhan warga, tidak ada jawaban dari pihak rekanan meski telepon selulernya bernada aktif.

Penulis: Hendri Rosta/Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top